Tools Pentest pada Kali Linux

Kali ini saya akan memaparkan sedikit tentang tools pentest yang terdapt pada sistem operasi Kali Linux

Security (keamanan) pada dunia IT tidak lepas dengan adanya kegiatan penetration testing (uji coba kerentanan) atau disingkat pentest. Pentest ini dilakukan untuk melakukan pengecekan dan pengujian terhadap sistem keamanan yang ada pada suatu jaringan, perangkat lunak bahkan perangkat keras. Seseorang melakukan pentest biasanya disebut pentester, dimana pentester (biasanya) menggunakan tools yang yang cocok dengan kegiatan pentest yang dilakukan. Dengan berkembangnya IT dengan sangat pesat, seorang pentest dimudahkan dengan adanya perangkat lunak sistem operasi yang berfungsi sebagai OS pentest dan didalamnya sudah terdapat banyak tools yang siap digunakan pada kegiatan pentest, dan biasanya OS pentest ini adalah OS yang berbasiskan linux. Contoh distro pentest ini adalah Kali Linux yang sebelumnya dikenal dengan BackTrack. Dan apakah anda tahu bahwa kali.org mencatat pada OS Kali Linux terdapat tools pentest yang lebih dari 300 tools? Jumlah yang fantastis bukan?

image from kali.org

 

OS kali linux memiliki lebih dari 300 tools pentest, yang dibagi menjadi 14 kategori utama. Kategori pertama adalah Information Gathering, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk mengumpulkan informasi-informasi pada (suatu) sistem yang ingin di uji keamanannya, contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti nmap yaitu tool network mapper yang sangat ampuh untuk memetakan informasi-informasi mengenai suatu sistem jaringan atau website, wireshark yaitu tool yang berguna untuk bidang forensic untuk menganalisis lintas paket data suatu jaringan, dmitry yaitu tool untuk mencari informasi sebanyak mungkin dari sebuah host, maltego yaitu tool yang berguna untuk memetakan jaringan untuk mendapatkan informasi dan lain sebagainya.

Kategori kedua adalah Vulnerability Analysis, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk mendeteksi, mengidentifikasi dan mempelajari (suatu) sistem yang ingin di uji keamananya, contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti, sqlmap yaitu tool yang berguna untuk mendeteksi dan melakukan eksploitasi pada bug SQL (Structured Query Language), nmap, maltego, openVAS yaitu tool Vulnerability Assessment System yang menguji dan menelusuri kerentanan suatu sistem dan lain sebagainya.

Kategori ketiga adalah Web Application, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk mendeteksi dan mengidentifikasi kelemahan yang terdapat pada suatu website, contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti, burspuit yaitu tool yang berguna melakukan pengujian dan audit keamanan aplikasi web, wpscan yaitu tool yang berguna melihat celah dari suatu website dan dapat juga di lakukan untuk keamanan CMS (Content Management System), vega yaitu tool yang berguna menguji dan melihat celah keamanan aplikasi web, websploit yaitu tool yang berguna memindai dan analysis remote system dari kelemahan pada aplikasi web dan lain sebagainya.

Kategori keempat adalah Password Attack, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk mendeteksi, mengidentifikasi dan melakukan serangan terhadap password (kata sandi) suatu sistem. Contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti, john atau juga dikenal sebagai john the ripper yaitu tool yang berguna melakukan cracking pada password (kata sandi), hydra yaitu tool yang berguna mengaudit dan melakukan cracking sebuah password pada suatu sistem, medusa yaitu tool yang berguna untuk melakukan cracking sebuah password pada sebuah sistem, hashcat yaitu tool yang berguna melakukan cracking pada password, pth yaitu tool yang berguna melakukan decrypt suatu password atau infromasi yang berkaitan dengan password dan lain sebagainya.

Kategori kelima adalah Wireless Attacks, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk mendeteksi, mengidentifikasi dan melakukan serangan terhadap suatu sistem wireless network (jaringan nirkabel) yang termasuk nirkabel (802.11), bluetooth, RFID dan NFC. Contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti aircrack-ng yaitu tool yang berguna memonitor dan menganalisa suatu jaringan nirkabel, cowpatty yaitu tool yang berguna melakukan cracking terhadap jaringan nirkabel dengan standar keamanan WPA-PSK, kismet yaitu tool yang berguna mendeteksi semua jaringan nirkabel, mdk3 yaitu tool yang berguna memanajemen suatu jaringan nirkabel, wifite yaitu tool yang berguan melakukan cracking terhadap jarignan nirkabel dengan standar keamanan WEP atau WPA dan lain sebagainya.

Kategori keenam adalah Exploitation Tools, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk melakukan eksploitasi suatu sistem. Contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti metasploit yaitu tool yang berguna menguji berbagai jenis aplikasi, sistem operasi, aplikasi web dan lain sebagainya dengan tampilan CLI (Command Line Interface), armitage yaitu tool yang sama seperti metasploit tetapi dengan tampilan GUI (Graphical User Interface), setoolkit yaitu tool yang berguna melakukan social-engineering attack dengan memanfaaatkan kelemahan sifat dasar manusia.

Kategori ketujuh adalah Sniffing/Spoofing, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk melakukan penyadapan paket data (sniffing) dan melakukan pemalsuan atau penyeludupan identitas terhadap sebuah sistem. Contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti wireshark, dsniff yaitu tool yang berguna untuk melakukan penyadapan pada sebuah jaringan nirkabel untuk sniffing, macchanger yaitu tool yang berguna untuk memalsukan identitas mac address sebuah perangkat untuk spoofing, burspuite untuk web sniffer dan lain sebagainya.

Kategori kedelapan adalah Maintaining Access, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk menguasai/masuk ke suatu sistem dengan menanamkan suatu file backdoor, trojan dan lain sebagainya. Contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti, powersploit yaitu tool yang berguna mengeksploitasi sebuah sistem yang menggunakan shell, cymothoa yaitu tool yang berguna menanamkan backdoor pada sistem operasi, dbd, webacoo yaitu tool yang berguna menanamkan backdoor pada web yang menggunakan port HTTP dan lain sebagainya.

Kategori kesembilan adalah Reverse Engineering, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mempresentasikan keterkaitan antar komponen sistem, sehingga mengetahui seluk-beluk dari sistem tersebut. Contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti, ollydbg yaitu tool yang berguna menganalisis debugger (metode menemukan bug atau cacat) suatu sistem, jad yaitu tool yang berguna menganalisis dissembler (pentranslasi source code ke bahasa assembly), apktool yaitu tool yang berguna compile dan decompile pada suatu sistem aplikasi paket android (.apk) dan lain sebagainya.

Kategori kesepuluh adalah Stress Testing, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk melakukan pengujian secara menyeluruh terhadap sebuah sistem, apakah sistem tersebut dapat menangani kondisi kebutuhan yang tidak normal. Contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini seperti, denial6 yaitu tool yang berguna memberikan beban seperti DOS (Denial Of Service) pada suatu sistem target, thc-ssl-docs yatiu tool yang berguna menguji performa dari sebuah SSL (Secure Socket Layer), reaver yaitu tool yang berguna memberikan beban berupa trafik pada sebuah sistem jaringan nirkabel dengan sistem keamanan WPA/WPA2 dan lain sebagainya.

Kategori kesebelas adalah Hardware Hacking, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk melakukan pengujian eksploitasi terhadap sistem perangkat keras android atau mikrokontroler arduino. Contoh tools yang menarik yang berada pada kategori ini seperti, apktool dan arduino.

Kategori keduabelas adalah Forensics, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk keperluan forensic sebauh sistem. Contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini sangat banyak, seperti untuk keperluan anti-virus forensic yaitu chkrootkit, untuk keperluan digital anti-forensic yaitu chkrootkit, untuk keperluan digital forensic yaitu autopsy, chkrootkit dan lain sebagainya, untuk keperluan forensic analysis tool yaitu autopsy, foremost, pdgmail dan lain sebagainya, untuk keperluan forensic carving tool yaitu foremost, recoverjpg dan lain sebagainya, untuk keperluan forensic hashing tool yaitu md5deep dan rahash2, untuk keperluan forensic imaging tool yaitu guymager, img_cat dan lain sebagainya, untuk keperluan forensic suites yaitu autopsy dan lain sebagainya, untuk keperluan network forensic yaitu p0f, untuk keperluan password forensic tool yaitu chntpw, untuk keperluan pdf forensic tool yaitu pdf-parser dan peeppdf dan untuk keperluan RAM forensic tool yaitu volafox dan volavolity.

Kategori ketigabelas adalah reporting tools, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk keperluan membuat dokumentasi atau laporan hasil pentest yang dilakukan. Contoh tools yang menarik yang terdapat pada kategori ini, seperti dradis dan keepnote yaitu tool yang berguna untuk membuat dokumentasi dengan dradis pada framework web dan keepnote pada aplikasi memo, maltego, truecrypt yaitu tool yang berguna mengenkripsi hasil dokumentasi/informasi yang telah dibuat, recordmydesktop yaitu tool yang berguna membuat dokumentasi berbentuk media video dan lain sebagainya.

Kategori keempatbelas dan yang terakhir adalah System Services, tools yang terdapat pada kategori ini berguna untuk menjalankan layanan (service) yang dibutuhkan untuk pentest. Contoh tools yang terdapat pada kategori ini, seperti dradis, apache, mysql, ssh, openVAS, metasploit dan beef.

Itulah beberapa kategori dan tools untuk keperluan penetration testing (pengujian keamanan) suatu sistem. Anda sendiri dapat berkontribusi untuk membuat tools anda sendiri atau memodifikasi tools yang sudah ada dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti python, perl, c dan bahasa pemrograman lainnya dan dapat mempublikasikannya melalui github dan lain sebagainya dibawah lisensi GNU’s (GPL).




Latest
Previous
Next Post »